09 November 2017

Berkunjung ke RS Awal Bros Pekanbaru. Kenalkan Rumah sakit ke anak SD.


Rumah sakit kadang menjadi momok bagi anak-anak. Tak jarang mereka harus dipaksa untu mau dibawa ke rumah sakit. Profesi dokter dan perawat hanya sekedar cita-cita, tapi jika tiba waktunya para dokter dan suster sungguhan datang ke sekolah untuk vaksinasi. Anak-anak langsung takut setengah mati. Tak jarang kelas jadi ajang menangis masal karena takut disuntik.

Pengalaman pribadiku sebagai anak SD yang takut disuntik juga lucu untuk dikenang. Biasanya vaksinasi dilakukan setiap setahun sekali. dan aku sebagai anak yang palig jago bersembunyi dan kabur, selalu berhasil alri dari kegiatan suntik menyuntik di sekolah. Suatu kali aku pernah sembunyi di WC guru dan mengunci rapat-rapat pintu wc sampai akhirnya terkunci dari dalam tak pintu tak bisa di buka. Aku menangis menjerit ketakutan. Antara takut di suntik dan takut karena terkurung dalam WC. Untunglah tak lama ada siswa lain yang datang ke WC dan melapor ke penjaga sekolah. Endingnya, aku diceramahi guru dan dimarahi ummiku yang juga guru di sekolah itu. Muehehe..

Selama  5 tahun, aku selalu lolos vaksinasi di sekolah… karena saking takutnya disuntik, aku selalu kabur dengan berbagai cara. Dari cara halal sampai cara haram. Pokoknya jika terdengar gosip kalau dokter akan datang untuk menyuntik siswa, aku akan angsung ambil langkah seribu. Di kelas 6 aku baru berhasil disuntik karena sudah pindah sekolah. Tidak ada lagi ummiku sebagai guru disekolah itu, jadi aku menjadi sedikit lebih mandiri. Di sekolah baru itu, aku memasrahkan lengan untuk di suntik. Dan ternyata, TIDAK SAKIT. Trus kenapa gue harus capek-capek kabur selama 5 tahun. Hahaha

So, anak-anak zaman sekarang, tidak boleh lagi takut ke rumah sakit. Mereka banyak yang bercita-cita menjadi dokter, untuk membantu meraihnya, maka kita sebagai guru harus mengenalkan anak-anak lebih dekat kepada profesi dokter da Rumah sakit.

Kebetulan sebelumnya aku pernah mengikuti workshop “ Membuat games edukasi dari barang-barang bekas” di aula Rumah Sakit Awal Bros Sudirman Pekanbaru. Sebelum workshop dimulai, ada pihak RS awal bros (aku lupa, mungkin bagian marketing atau bagian manajemen) yang menginformasikan bahwa di RS awal bros ada program hospital tour.  Sasarannya adalah peserta didik. Tujuannya tentu saja mengenal rumah sakit dan isinya lebih dekat.

Aku pun googling dan mendapatkan contact person bagian marketing RS awal bros yang cantik, namanya Bu Reni.

Dengan beliau ku utarakan maksud dan tujuan, menyusun jadwal sampai segala teknisnya. Bu Reni menyambut dengan ramah dan berlangsunglah keiatan hospital tour. Aku pun membawa murid-muridku kelas 2 dan kelas 3 dari SD TARUNA ISLAM yang berjumlah 72 orang untuk meengikuti program hospital tour ke rs awal bros pekanbaru.  Anak-anak sangat exited dan gembira mengikuti rangkaian kegiatan

SD TARUNA ISLAM ketika mengunjungi RS Awal Bros


Apa saja sih kegiatan hospital tour RS awal bros?
Yang pertama tentu saja anak-anak akan di kenalkan denan gaya hidup sehat. Mereka akan belajar dari para dokter yang dengan senang hati berbagi ilmunya untuk anak-anak. Dari mulai jajanan sehat, anjuran sarapan sampai praktek mencuci tangan dengan 6 langkah. Banyak ilmu yang didapat. Aku saja sebagai guru baru tau kalau ternyata batuk itu ada caranya. Pokoknya bermanfaat banget deh.
Kemudian anak-anak juga dibimbing oleh ahli gizi dari RS awal bros mengenai makanan sehat dan tidak sehat. Jajanan bagaimana yang sehat, dan tidak sehat, sampai makan bersama yang disediakan oleh RS awal bros berupa roti dan minuman.

pembukaan dan pengenalan program Hospital Tour dari Bu Reni yang cantik dan baik hati
Praktek cara cuci tangan 
cuci tangan ternyata ada 6 langkah loh... anak-anak sedang mempraktekkan  salah satu gerakannya
Ahli Gizi RS Awal Bros memberikan penjelasan mengenai makanan sehat
Setelah mendengarkan penjelasan dari ahli gizi, barulah anak-anak di ajak untuk berkeliling RS Awal bros. tentu saja keliling di area yang memungkinkan untuk dikunjungi oleh anak. Seperti ruang spesialis anak, ruang spesialis gigi dan taman bermain anak. Kamar mayat dan ruang rawat inap tentu saja tidak dikunjungi. Bisa heboh dan berabe dong! Hahaha.
anak-anak sidak di ruang spesialist
anak-anak dikenalkan ruang periksa gigi. Visinya, biar nggak takut lagi periksa gigi ke Dokter.
Ketika di ruang spesialis gigi, anak-anak melihat langsung kursi pasien gigi. Mereka juga melihat alat-alat dokter gigi. Dengan bimbingan dan sugesti dari petugas rumah sakit, mereka pun tidak takut lagi untuk berkunjung ke rumah sakit. Tidak takut lagi memeriksakan giginya ke dokter gigi. Mantap kan progam nya?

Bagaimana? Tertarik untuk membawa murid-murid kamu untuk Hospital Tour ke RS awal bros?


foto session

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

setelah baca tapi nggak ninggalin komentar itu sayang banget. ayo dong dikomen. penulis ingin tau reaksi pembaca.. makasih buat yang udah komen :)